Kamu dan Lampu Temaram

Malam ini ada cahaya dari lampu temaram. 
Juga ada kamu, menemaniku menangisi gusar yang tersimpan sejak seharian.

"Ingatlah Tuhanmu disetiap saat, suka dan duka. Maka, hatimu akan lebih lapang." Katamu menenangkanku.

Dari pertemuan-pertemuan kita, aku belajar membersamai masaku dengan  syukur dan bahagia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membincangkan Kehidupan di Pulau Miangas

Bayangan Semu

Surat Kaleng