Postingan

Yakin Nggak?

Gambar
Selalu takjub dengan skenario Allah yang penuh kejutan. Allah tahu apa yang kita butuhkan, Allah tahu apa yang terbaik untuk kita, jadi kita harus beryukur dan bersabar menerima apapun yang baik dan yang kurang menyenangkan. InsyaAllah semua cerita suka duka akan berakhir bahagia bagi yang yakin sama Allah.

Pernah beberapa kali memperjuangkan sesuatu yang betul-betul sangat diinginkan, dibela-belain mengejar meski deadline di depan mata. Setelah perjuangan panjang, pengumuman tiba dan dari banyak daftar nama, namaku nihil. Awalnya kecewa, tapi tetap berpikir positif sama Allah, rezeki ndak bakal salah alamat, insyaAllah ada yang lebih baik. Akhirnya bisa mengikhlaskan dan melepasnya tanpa beban. Hari-hari berlalu, yang dulu sudah dilepaskan karena yakin akan ada gantinya, ternyata kembali dengan cara yang indah. 
Alhamdulillahilladzi bini'matih tatimmus shalihaat
Yakinlah, apa yang menjadi milikmu tak akan pernah tertukar atau pun diambil orang lain. Tak usah risau, insyaAllah sem…

Imam Desa Himbau Masyarakat Untuk Tidak BAB Sembarang Tempat

Gambar
Pemerintah Kab.Takalar bekerjasama dengan UNICEF dan Lembaga Mitra Ibu dan Anak sukses melaksanakan Sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Sosialisasi ini khusus untuk Imam Desa se kabupaten Takalar di Gedung PKK selama 2 hari, pada 7-8 September 2016. Kegiatan ini, diinisiasi oleh Dinas Kesehatan dan Kemenag Kab. takalar untuk menyosialisasikan program STBM kepada Tokoh Agama, agar mereka bisa menjadi salah satu ujung tombak dalam membantu memicu perubahan perilaku masyarakat.

“Pemuka agama / imam desa diundang dalam sosialisasi ini, karena diharapkan bisa menyebarluaskan informasi terkait kebersihan dan perilaku hidup bersih dan sehat (PH BS), sehingga dapat memicu masyarakat tidak BAB sembarangan. Program ini, merupakan program pemerintah Takalar bekerjasama unicef dan LemINA. Di Takalar, ada dua program yaitu STBM dan WASH in School. Dalam kegiatan ini UNICEF mempercayakan kami (LemINA) sebagai mitra untuk melaksanakan program.” Ujar Ibu Nurtang Gani, Project Mana…

Melepaskan

Gambar
Cerita kita masih sangat panjang, banyak hal yang perlu kita pahami sebelum membersamai orang yang tepat. Aku yakin bahwa Tuhan selalu mempertemukan kita dengan siapa pun untuk alasan baik, meski akhirnya harus ada yang kecewa karena kehilangan.  Tetaplah lapang, tak peduli betapa resahnya menyembunyikan perasaan demi kebahagiaan orang lain.  Tetaplah ikhlas, tak peduli betapa pedihnya mengalah demi kebaikan orang lain.  Tetaplah tersenyum, tak peduli betapa sakitnya saat harus memilih menghapus perasaan yang kita pendam bertahun-tahun karena tahu sahabat sendiri mencintai orang yang sama.  Mungkin memang benar kata orang, kita harus belajar melepaskan untuk mendapatkan kebahagiaan.  Tapi seberapa besar pun usahaku membenarkan kata-kata itu, tetap saja bagiku melepaskanmu adalah belajar mencintai luka.


Perihal Malam Ini

Gambar
Malam ini, di tengah hingar bingar keramaian kota, aku berdiri di antara ratusan pasang kaki. Mataku terpukau pada kemeriahan panggung pertunjukan, menikmati euforia debaran jantung pada setiap kata-kata dalam puisi.
Malam ini, di bawah kerlap kerlip bintang langit, di antara kegaduhan sorak sorai penonton dan kebisingan lalu lalang kendaraan, tetap saja aku tak berhasil menemukan tempat persembunyian aman darimu. Sebab ternyata, di antara ratusan pasang kaki itu, ada sepasang kakimu yang berdiri tak jauh dariku.
Ini bukan kali pertamanya aku mencari tempat persembunyian darimu, tapi tetap saja tiba-tiba kamu berada di tempat yang sama. Apa ini pertanda bahwa kita harus berdamai dengan takdir? Atau mungkin ini peringatan, bahwa kita sudah terlalu senja untuk bermain kucing-kucingan.

Menjaga Perasaan

Gambar
Kelak di hari bahagia kita, aku enggan melihat ada seseorang yang tersakiti. Itulah mengapa aku takut menjatuhkan hati pada (si)apapun selainNya sebelum kamu datang. Tapi, bukankah dicintai diam-diam adalah perkara berbeda? Semoga Allah senantiasa menjaga hati kita dan menyembuhkan luka siapapun yang telah kita sakiti tanpa sadar.

Surat Kaleng

Gambar
Bising di kepala, kukemasi ke dalam botol-botol kaca. Melalui perantara langit dan laut, aku berharap ia sampai tepat alamat (di tempatmu bersembunyi). Ini serupa pembawa kabar penting untuk dunia, bahwa dalam pikiranku: ada kamu. Menetap selamanya.

Januari dan Lautan

Gambar
Rencananya akan ada kunjungan sekolah di Pulau Tanakeke pada hari Kamis (14/1). Saya mengajak beberapa teman. Kak Indi dan Eka antusias ingin ikut. Kapal yang sudah deal kami tumpangi, menyanggupi akan mengantar ke Pulau dengan syarat berangkat pukul 06.30 pagi dari Dermaga Takalar Lama, agar bisa langsung pulang pada siang harinya. Jadi, kami harus berangkat dari Gowa sekitar pukul 05.30. Sayangnya, Kak Indi batal ikut karena tidak bisa jika harus berangkat sepagi itu.

Tiba-tiba malamnya, ada kabar pembatalan sepihak. Katanya cuaca kurang bagus untuk menyebrang besok pagi, jadi sekalian pekan depan saja. Saya mulai dongkol, menduga-duga banyak hal. Cuaca buruk? Bukankah itu hal wajar di bulan Januari ini? Sekarang angin musim barat, pastilah gelombang laut agak mengerikan apalagi jika hujan turun. Menurut prediksi cuaca, hingga pekan depan pun masih berpotensi hujan di wilayah Sulawesi Selatan. Jadi, tetap saja akan ada kemungkinan cuaca buruk hingga pekan depan.
Segera kuhubungi Kak D…