Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2012

Masa Lalu

Gambar
Kau sebut kita masa lalu
Agar aku ingat, masa lalu pernah memisahkan kita tanpa salam

Kau sebut kita masa lalu Agar aku tahu, masa lalu tetap menyimpan cerita tentang kita
Kau sebut kita masa lalu Agar aku sadar, hanya masa lalu yang bisa mempertemukan kita
Tapi, mungkinkah ada waktu untuk kita kembali bertemu? Tidak hanya sebatas masa lalu?

Episode Pengaduan: Sketsa Buram

Gambar
Dalam catatan ini, Bersama malam dan larutnya... Pada-Mu kembali kutitipkan inisial  yang sama.
Berharap ia baik-baik saja dalam penjagaan-Mu.


Bagiku, cukuplah Pada-Mu aku mengadu... sebab hanya Engkaulah yang mengenal hatinya seutuhnya, 

"...bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, ..." Al-Baqarah: 186
sengaja menyebutnya inisial,  karena aku sendiri masih belum begitu jelas menerka warnanya,  seperti sketsa buram.

Air Mata Kegembiraan #2

Gambar
Aku juga masih ingat ketika kami pergi mengunjunginya di rumah sakit. Di samping pembaringannya, ayahku membimbingku. Ia berkata kepada ibu: "ini dia Arwa." Ibu memelukku dan menciumku, kemudian memeluk adikku."
   Air matanya bercucuran, sambil menekan tanganku yang kecil dan menciumnya dengan kuat. Setiap hari suaranya mengetuk pendengaranku. Suara terakhir yang kudengar darinya adalah: "Aku titipkan kalian berdua kepada Allah yang tidak pernah menyia-nyiakan titipan disisiNya." kemudian dia terisak menangis dan menutup wajahnya.