Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2012

Salah Paham

Gambar
A :  Aku tahu ada yang tidak beres denganmu.
B :  Apa yang tidak beres? Aku yakin semua baik-baik saja.
A : Tidak usah mengelabui, ini sudah sangat jelas sampai tidak ada celah untuk tidak menyadarinya.
B : Ah jangan mengada-ngada. Itu hanya imajinasimu saja.
A : Imajinasi? Aku tidak sedang bermimpi! Aku tahu ada yang berbeda dari tatapan matamu, tak perlu   menyembunyikannya.
B : Oke. Sepertinya semua harus lebih transparan. Apa alibimu?
A : Menghindar. Tak seperti biasanya, berputar arah saat mendapatiku di sisi jalan yang sama
B : . . . . . .
A : Membisu.Tak seperti biasanya,  bertemu tanpa ada sapa.
B : Ini sangat kekanak-kanakan. Aku terlalu bertindak berlebihan sampai membuatmu salah paham.
A : Salah paham?  
B : Lupakan. Aku mungkin salah.
A : Bisakah mengakuinya lebih jujur? Meski itu sangat menyakitkan, aku siap mendengarnya. Setidaknya itu lebih melegahkan dibanding harus ada prasangka negatif. 
B : Aku  mengaku salah. Salah tidak bisa mengakuinya lebih cepat. Mungkin sekarang bu…