Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Rainy Day

Gambar
Bersyukurlah atas tiap tetesan air yang diturunkanNya.Allahumma Sayyiban Nafi'an.
YaAllah jadikanlah hujan ini sebagai hujan yang bermanfaat (HR. Muslim).

Membincangkan Kehidupan di Pulau Miangas

Gambar
Kehidupan lebih nyata dari pendapat siapa pun tentang kenyataan.   (Pramoedya Ananta Toer, Anak Semua Bangsa) 
Berpikirlah dan lakukanlah apa pun sesuka hati. Ciptakan kisahmu, nikmati hidupmu dan tuliskanlah ke dalam catatan yang bisa mengenang sejarahmu. Awalnya aku bersusah payah memikirkan satu dari ribuan hal penting yang akan kutuliskan terkait Pulau Miangas. Terlalu banyak hal penting yang kami temui selama di Miangas dan sayang sekali jika tidak kuceritakan di sini.  Jadi, secara gamblang saya akan menceritakan beberapa hal yang perlu kalian ketahui tentang Miangas. 
Pulau eksotis, dikelilingi hamparan lautan biru yang sangat jernih dengan pantai pasir putih. Tanahnya subur, ditumbuhi banyak pohon kelapa. Pulau paling utara Negara Kesatuan Republik Indonesia, perbatasan Filipina-Indonesia. Itulah Pulau Miangas, yang luasnya hanya sekitar 210 ha atau sekitar 3.15 kilometer persegi. Pulau yang bisa kami jejaki setelah melalui perjalanan udara, darat, dan laut selama empat hari d…

When Love Break Us

Gambar
Tangan kanannya menggenggam tanganku sedang tangan kirinya menyeka air disudut matanya. Kami berjalan pelan-pelan melewati jalan setapak yang masih digenangi air, sisa hujan tadi sore. "Berikan waktu pada hatimu untuk memahami sakit" aku berbisik lirih padanya. Aku mencerna kata-kata yang lebih pantas kusimpan untuk diriku sendiri. Dia hanya bergumam. Tangannya masih sibuk menyeka air mata. Aku tahu bagaimana perasaannya. Patah hati setelah dia memutuskan -tepatnya aku memaksanya memutuskan- pacarnya. "Berhentilah menangis. Itu akan membuatmu lebih sakit! Lelaki tampan tidak pantas semenderita ini hanya karena cinta!" Suaraku bergetar. Aku tidak pernah melihatnya serapuh ini. "Maaf kak, aku mengecewakanmu. Aku tidak bisa menjaga diriku. Aku kalah dengan perasaanku" dia terbata menahan tangis. Ada penyesalan dalam suaranya. Aku menghentikan langkahku. Aku menoleh, memperhatikannya. Dia jauh lebih tegar dari yang kubayangkan. Dia belajar lebih baik dariku,…

Di Hari Lebaranku

Gambar
di hari lebaranku
Suara-suara takbir masuk ke celah-celah kamar
menggema sampai ke gendang-gendang telinga yang berselimut

Allahu Akbar! Allahu Akbar!
Meski tanpa kamu di hari lebaranku
Aku tetap akan bersorak
Biar gema-gema takbir juga sampai ke telingamu

Meski tanpa kabarmu di hari lebaranku
Aku akan tetap melantunkan do'a
Biar maaf dan sesal yang tak sempat kusuarakan
Juga sampai ke hatimu


Taqabbalallahu mina wa minkum Mohon Maaf Lahir dan Bathin Selamat Idul Fitri 1434

Ungkapan Cinta

Gambar
"Semoga perasaan-perasaan yang kalian titipkan 
bisa mempertemukan kita untuk kali kedua"
Lirung, 24 Juli 2013 Kau tahu rasanya saat pertama kali menemukan hal yang paling dirindukan? Tentu kau akan girang karena bahagia atau mungkin dadamu terasa sesak karena haru. Ya, setidaknya seperti itulah perasaanku saat menemukan masjid dan bisa mendengarkan lantunan adzan melalui pengeras suara setelah sebulan “terasingkan”.

Setibanya di depan masjid, anak laki-laki berkaos kuning dengan sarung shalatnya, menyambut kami dengan pertanyaan dan ocehan polosnya,

“Ada yang bukan agama Islam” “memang kenapa?” “yang bukan Islam tidak boleh masuk” “oh iya, semuanya Islam”aku menjawab setelah memastikan teman disekitarku semuanya muslim. “perempuan juga jangan masuk lewat sini” “terus kalau saya mau masuk? Lewat mana?” “Lewat pintu yang di samping” “jalannya lewat mana?” “di situ”dia menunjuk arah jalan yang tertutup tirai. “ooh, iya” aku mengangguk dan bergegas meninggalkannya. Anak itu betul-betul cerew…

Perjalanan Pulang

Gambar
Rindu membawaku kembali ke selatan meninggalkan utara yang "mungkin" nantinya jauh lebih kurindukan Meliku Nusa, Metro Teratai, dan Tilong Kabila mengantarku pulang Berlayar dari Utara, Tengah , Tenggara, hingga ke Selatan Berhari-hari menikmati laut lepas menjemput mentari terbit, lalu kembali menemaninya terbenam terbit… terbenam… terbit… terbenam… terbit… terbenam… terus berulang hingga sesaat aku lupa waktu 31 Juli 2013, mentari kembali terbit bak mengingatkanku : “Ini waktunya pulang” Akhirnya, perjalanan panjang ini memisahkan kita di Pelabuhan Makassar, Soekarno Hatta.

~Juli dan perpisahan yang berhasil menitipkan rindu untuk @MiangasUh85

Pesan Singkat

Gambar
Sender: No Name
Date   : 21/06/2013 02:18

Selarut ini aku masih terjaga. Rupanya lelah berkeliling seharian belum cukup ampuh untuk mengubah waktu tidurku. Karena mata sulit diajak kompromi, jadilah saya mencari bacaan di blog. Iseng-iseng membaca blog si kakak yang sering kutegur sapa.

Ternyata kami Berbeda

Gambar
Fulanah adalah teman sepermainanku di sekolah. Kami memiliki banyak kesamaan bahkan guru bahasa Inggris mengira kami saudara, katanya kami mirip. Kami sama-sama bandel. Kami lebih senang keluyuran ke kebun sepulang sekolah. Pas istirahat, kami hobi gangguin teman. Kalau musim pohon berbuah kami lebih suka manjat. Manjat pohon mangga atau pun pohon jambu. Dan kalau telat masuk kelas, teman pasti suka ngeledekin “Kalian pasti habis nongkrong di pohon ‘kan? Ih dasar monyet!”.
Berhubung  kami punya bakat aneh dan sangat “aktif”, berinisiatiflah kami untuk ikut kegiatan ekstrakurikuler: tapak suci.  Hitung-hitung bekal buat jadi “jagoan”.
Kalau lagi bosan pas jam belajar, biasanya kami lebih asyik cekikikan ketimbang memperhatikan guru. Buku humor hadiah dari teman lah penyebabnya.
Meski kami bandel, pas pelajaran tadarrus, kami tetap lancar setor hapalan. Minimal 1 surah untuk sepekan. Rajinnya bukan cuma hafal surah, tapi juga hafal bahasa arab. Tapi pernah sekali, teman-teman sekelas kom…

Si Jagoan Kelas

Gambar
Hai! Aku Dafi. Si jagoan kelas. Meski badanku gendut, saya tetap orang paling keren dan terkenal di sekolah. Teman-teman menganggapku anak paling “berani”. Aku lebih suka menjahili teman-teman daripada memperhatikan guru di kelas. Tidak heran jika namaku tidak masuk dalam daftar peringkat 10 besar.
Nasibku sangat berbeda dengan Nailah. Si gadis hitam, pendek dan sama sekali tidak cantik tapi berbakat dalam banyak hal. Dia tipikal orang yang  enggan menyontek dalam ujian. Teman-teman menjulukinya “si solkar”.  Dia teman sekelasku sejak kelas 4 SD dan rumah kami hanya dipisahkan satu bangunan. Menurutku dia “monster”. Hampir semua pelajaran menjadi favoritnya: matematika, kesenian, IPA, IPS, dan olahraga.
Matematika Untuk pelajaran matematika, Nailah salah satu anak yang paling diandalkan di kelas.  Untuk sesi tebak jawaban, ia selalu bersemangat dalam adu cepat menjawab soal. Bahkan banyak teman yang berebutan duduk di sampingnya.  Teman-teman yang tidak berminat mengerjakan soal (termasu…

Empty World

Gambar
no  word... no  voice... die  away  in  blur  circle I  could  find  none Just  the  empty  world O  God…I  walk  alone  in  the  dark  road with  tears  in  my  eyes O  God…without  You, I  lost  my  way I  couldn’t  find  the  way  home O  God…It’s  too  hard  to  face  it  alone At  one’s  wit’s  end Out  of  one’s  senses It’s  like  living  in  the  jungle


Tahu Ken(apa)?

Gambar
~. dari kesalahan, selalu ada pembenaran  yang bisa mengajarkan kita "menerima" dengan ikhlas .~

Ada saatnya,  aku yang kau kenali tiba-tiba menjadi orang yang "berbeda". Bukan lagi si jinak. melainkan si buas yang sangat keras kepala  dan tidak mau mendengarkan siapa pun.
Tahu kenapa?
Mungkin menjadi si penurut terlalu membosankan. Atau mungkin menjadi jinak bukanlah hal yang pantas.  Terlebih lagi jika harus menghadapi  “harimau”. 

Meski buas tak pernah benar-benar membuatku bahagia. Tapi aku berani menjadi berbeda. 
Tahu kenapa?
Karena aku percaya, akan ada teman  yang tetap berdiri di sampingku meski yang lain menjauh.  Seperti kamu yang tetap mempercayaiku meski aku tak lagi sama.