Balada Sebuah Pertanyaan

Selepas shalat dhuhur, laki-laki paruh baya yang mengimami shalat menghampiriku dan menanyakan sesuatu. "Belum, pak." Jawabku singkat. Lalu dia lanjut bertanya. Kali ini, saya  hanya cengengesan menanggapinya, betul-betul bingung dan tidak tahu harus mengatakan apa.

Duh Rabb, ciptakan telinga dan hati baja untuk hambamu ini, masih banyak orang KEPO yang harus kuhadapi.

Beruntunglah pertanyaan seperti itu tidak ada dalam ujian skripsi. Dan untung juga saya tidak sampai mati konyol karena pertanyaan seajaib itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membincangkan Kehidupan di Pulau Miangas

Bayangan Semu

Surat Kaleng