Rabu, 27 Mei 2026

Teman yang Menghilang


Beberapa teman yang sudah kukenal sekitar 20 tahunan lalu, karena faktor kesibukan dan jarak domisili yang sudah beda pulau, saat ini kami lebih sering melihat kehidupan satu sama lain lewat media sosial dibanding bertemu langsung. Dari postingan di media sosial ini pun kadang malah ada yang kuanggap over sharing. Tapi ada yang baru kusadari, beberapa teman yang biasanya over sharing justru tiba-tiba menghilang. Kupikir mungkin mereka sedang sibuk aja.


Dan fakta yang baru kuketahui dari pertemuan dengan teman-teman di malam lebaran kemarin adalah ada kabar dan cerita yang sebenarnya sangat berat dan tak pernah bisa mereka bagikan. Aku pun bisa menyimpulkan, bersyukurlah jika teman-temanmu masih aktif membuat status atau postingan di media sosial, itu artinya dia masih baik-baik saja.


Namun, jika ada yang tiba-tiba menghilang, sesekali tanyakanlah kabarnya. Bisa jadi ada masalah besar yang membuatnya memilih diam dan tidak bisa membagikan cerita apa pun lagi di media sosialnya.


Hal ini membuatku menyadari bahwa teman yang pernah sesekali kureply storynya ternyata sedang menghadapi masalah, dan itu membuatnya memilih menghilang dan menjauh. Kemarin pun aku berinisiatif mengiriminya pesan singkat lewat instagram, dan sampai saat ini dia tidak merespon. Dia betul-betul menghilang dari jangkauan. Teman lain pun mencoba mengecek nomor WhatsApp-nya dan ternyata tidak aktif. Dihubungi lewat telepon biasa pun hasilnya nihil. Rasanya aku mulai overthinking dengan kondisi dan keberadaannya. Aku berharap dia baik-baik saja.

Jumat, 01 Mei 2026

Jaga Kesehatan ya!


Awal Mei ini rasanya agak berat. Aku sadar, ternyata capek juga ya pura-pura kuat terus. Aku masih mencoba memulai lagi mimpi yang sempat aku tunda, sambil tetap menjalani pekerjaan yang akhir-akhir ini cukup menyita energi. Kasus campak meningkat, ada yang sampai meninggal, dan DBD mulai muncul lagi.

Aku sering terlihat biasa saja, tapi sebenarnya kepalaku penuh. Bukan cuma soal kerja atau mimpi, tapi juga soal bagaimana aku bertahan tanpa kehilangan diriku sendiri.

Mungkin aku nggak harus selalu kuat. Aku cuma perlu jujur kalau lagi capek, dan tetap menyelesaikan semua pekerjaan sebisaku, tanpa memaksa semua harus baik-baik saja hari ini.

Dan di tengah kesibukan ini, aku cuma ingin mengingat satu hal sederhana,  "jaga kesehatan". Karena tidak semua hal bisa kita ulang kembali, tapi kita masih punya pilihan untuk lebih menjaga diri sendiri. Jangan tunggu sakit baru peduli. Karena di balik setiap kasus, selalu ada cerita kehilangan yang tidak ingin dilalui oleh siapa pun.

Senin, 27 April 2026

Mari Kita Mulai Lagi

Ada salah satu mimpi yang pernah membuat hatiku nyala bahkan hanya dengan memikirkannya. Tapi karena khawatirku yang amat besar dan terlalu banyak tapi, aku memilih mengubur dan menundanya hampir 2 tahun. 

Hari ini (Senin, 27 April 2026) aku memutuskan untuk memulai semuanya dari awal. Segala persiapan dan hal-hal lainnya yang kuanggap sulit, akan kuusahakan lebih giat. 

Aku berharap bisa lebih fokus mengejarnya. Sebenarnya khawatirnya tetap ada, tapi aku berusaha mengabaikan dan tidak memikirkan hal-hal yang buruk. Setidaknya nanti aku tidak akan menyesalinya karena sudah berani memulai.

Jumat, 24 April 2026

Lelah Pikiran



Akhir-akhir ini aku suka tertrigger hanya karena membaca beberapa postingan di sosial media, tak jarang aku marah sekali, atau kadang bisa sampai nangis sesenggukan. 

Rasanya pikiranku sangat amburadul. 
Aku sering sibuk sendiri menerka-nerka beragam skenario di kepala. Lalu akhirnya jadi lebih emosional.

Rasanya ingin teriak sekencang-kencangnya, nangis seharian sampai mata bengkak. Kadang juga suka terbangun tiba-tiba saat tidur, akhirnya kualitas tidurku jadi kurang baik. 

Bahkan aku pernah terbangun uring-uringan, tanganku mencoba meraih smartphone lalu mengirim pesan singkat ke atasan, menginfokan bahwa aku tidak masuk kantor karena kepalaku rasanya berat sekali.