Semakin mengenal diri sendiri, aku kadang berpikir, dari jutaan kekurangan dan sikapku yang tak selalu sesuai ekspektasi orang lain, apa masih ada yang mau menerimaku sepenuhnya?
Yang dengan senang hati memperjuangkanku. Yang bersedia mendidikku di tengah keras kepalaku. Yang siap menjadi orang paling kuandalkan seumur hidup. Yang memilih tetap bertahan bersamaku meski hidup tak selalu baik-baik saja. Dan yang bertekad menjadikanku satu-satunya pendampingnya di dunia akhirat.
Semoga dari banyak kurangku, dia bisa memiliki sabar yang jauh lebih luas.
Dari sedikitnya kebaikanku, dia bisa memiliki rasa syukur yang tak terhingga. Semoga dari perangaiku yang tak disukainya, dia tetap memilih setia berjalan di sisiku hingga akhir.
Laki-laki seperti apa ya yang kelak berani menerima segenap diriku dan memilihku menjadi istrinya?


0 comments:
Posting Komentar
Apa komentarmu? Silakan menuliskannya ^^ ...