Minggu, 28 Juni 2026

Isyarat Semu


Ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang tanpa kusadari jadi rutinitas setiap kali melihat postingan yang lewat di beranda. Aku selalu berhenti lebih lama, beberapa detik hingga selang beberapa menit saat melihat postingan yang kau sukai atau kau posting ulang. 

Aku biasanya membaca kata demi kata dengan lebih saksama, mencoba memahami setiap kalimat dalam postingan... Lalu sibuk menerka, adakah yang kau maksud itu tentang aku?

Tapi aku kadang berpikir, apakah ada orang lain yang juga menerka serupa denganku? 

Lalu dengan bodohnya aku menjadi kesal sendiri. 

Apa ini artinya aku cemburu?

Rabu, 24 Juni 2026

Kok Belum Nikah?



"Kak apa lagi sih yang ditunggu? Kok belum nikah?" Tanya seseorang tiba-tiba.

Tentu aku speechless dan tidak tahu mau jawab apa lagi. Aku hanya menanggapinya dengan tersenyum 

Semakin berumur, pertimbangan untuk menerima seseorang menjadi pasangan tentu akan lebih banyak. Bukan hanya sekedar saya suka sama dia ataupun sebaliknya. Tapi aspek-aspeknya jadi lebih kompleks dan yang paling utama untukku adalah YAKIN kalau aku bisa menaatinya seumur hidupku. Karena ini salah satu poin penting untuk memastikan bahwa bersamanya, tujuan akhirku bisa kuraih, yaitu Syurga-Nya. 

Bagi seorang wanita, salah satu jalurnya adalah dengan taat kepada suami. Dan bagiku, menemukannya sungguh tidak mudah. Entah sudah berapa kali aku mencoba melalui jalur ta’aruf, tetap saja belum ada yang berhasil. Saat aku yakin, eh malah dianya yang gak yakin. Begitu pun sebaliknya. Mungkin butuh lebih sabar dan introspeksi diri.

Beberapa teman pun malah kadang menghiburku dengan kata-kata mutiara, "Sabar ya, akan ada waktunya. Nikmati dulu masa-masa singlemu. Belajar dan jadi versi terbaik dari dirimu. InsyaAllah Allah akan datangkan yang terbaik di waktu yang tepat."

Tentu itu masuk akal, toh gak ada lagi yang bisa diperbuat, selain ikhtiar, tawakkal, memperbanyak taubat & doa, dan tentu saja harus sabar menerima apa pun takdir Allah. 

Senin, 22 Juni 2026

Galau ya?



22.40

Sudah sempat tertidur, tapi tiba-tiba terbangun. 

Lalu memikirkan hal random dan mau cari tahu lebih detail tentang itu. 

Padahal sebenarnya itu nggak harus kupikirin juga sih. 

Ya Rabb, tenangkan hatiku, tenangkan pikiranku. 

Aku kesel banget sama diri sendiri yang suka memikirkan skenario-skenario yang belum pasti terjadi. 

Menduga-duga sesuatu yang bikin aku nangis sendiri, padahal belum tentu begitu faktanya. 

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَالْحَزَنِ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih.”