Pages

Rabu, 26 November 2014

Menga(baik)an!

Dering panggilan masuk, namanya tertera di layar kaca. Dengan khawatir, aku mengangkat teleponnya. Dia mengawali pembicaraan dengan pertanyaan-pertanyaan yang sama. Tapi kali ini, aku sangat tidak antusias menanggapinya. 

Aku sama sekali enggan menjawab satu pun pertanyaannya. Aku lebih banyak diam, hanya merespon dengan jawaban, "Tidak". Dia terus mengoceh panjang lebar, bahkan nada suaranya mulai meninggi. Aku hanya mengabaikan, bosan disikapi sangat protektif.

Malamnya, dia meneleponku melalui telepon orang lain. Dia mengawali pertanyaan dengan nada suara tinggi, dia masih marah. "Selama ini saya percaya kamu, tapi tiba-tiba hanya bilang 'tidak' saat ditanya. Tentu saja saya khawatir kalau kamu pergi jauh-jauh tanpa alasan jelas, takutnya kamu ikut-ikutan kegiatan yang tidak baik."

"Sudah besar begini, masa saya tidak tahu membedakan mana yang baik dan tidak. Dan mana mungkin saya mau bertindak bodoh, pergi jauh-jauh hanya untuk kegiatan tidak penting." aku membalasnya.
Lalu dia melanjutkan dengan pertanyaan-pertanyaan lain. Tetap saja dia berbicara dengan nada suara yang terdengar menakutkan.

"Kalau begitu sudah dulu, kamu baik-baik saja di situ." Jelasnya mengakhiri pembicaraan dengan suara lebih tenang.

1 komentar:

Apa komentarmu? Silakan menuliskannya ^^ ...